Gejala/Tanda:
·
Jejas pd dinding thorax
·
Hypotensi
·
Nyeri tekan, krepitasi
·
Empisema subcutan
·
Tekanan V. Jugularis meningkat
·
Percusi : redup / hypersonor
·
Auscultasi : vesicular menurun
Pengelolaan dasar :
- Atasi ABC
- Hilangkan nyeri.
- Monitor KU pasien
- Bila luka tusuk & pisau masih menancap, jangan dicabut.
- Bila tensionpneumothorax à DECOMPRESI dgn jarum suntik / Abocath.
- Lakukan serial Thorax foto (setengah duduk)
- Bila sucking chest wound, tutup dng plastik bersih & plester 3 sisi
Pneumothorak adalah : Terdapat udara pada rongga
interpleuralis
Closed
Pneumothorak : Dinding rongga dada
terbuka, kmdn tertutup à udara masuk rongga interpleura
Open
Pneumothorak : Terjadi hubungan
langsung udara luar dgn cav pleura
Tension Pneumothorak : Mekanisme
ventil/klep, udara dpt masuk tp tdk dpt keluar
Closed
Pneumothorak : Dinding rongga dada
terbuka, kmdn tertutup à udara masuk rongga interpleura
Hematothorak adalah : Terdapatnya darah dalam rongga pleura
- Ringan (mild) : s.d. 300 cc
- Sedang (moderate) :
300 – 800 cc
- Berat (massive) :
lebih dari 800 cc darah yg terdapat pada cavum thorak.
- Hematothorak massif : Dipasang WSD apabila produk drain 800
cc perdarahan inisial atau 200cc/jam
- Flail Chest : Bergeraknya satu segmen rongga dada berlawanan
dengan gerakan nafas.
a. Et causa fraktur costae multipel
(lebih dari 2 costa) dan segmental
b. Saat inspirasi : cekung
c. Saat ekspirasi : menonjol keluar
d. Gerakan paradoksal, “Mediastinal Flutter” sehingga
respirasi tak efektif dan kematian terjadi
DIAGNOSTIK SINGKAT
- Keadaan mendadak pd thorak sering ditandai
dengan SESAK NAFAS.
- Suatu trauma tajam sehingga terjadi hematothorak disamping
pneumothorak
- Trauma tumpul dengan sesak nafas atau
closed pneumothorak
- Sesak hebat pada setiap penambahan nafas atau tension pneumothorak
